Visi Misi Fisioterapi

Lampiran SK Nomor : A.47/2010/STIKES-M/X/2007

 VISI, MISI DAN TUJUAN
PROGRAM STUDI SARJANA FISIOTERAPI
STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN


VISI :
“Menjadi Program Studi penyelenggara pendidikan Sarjana Fisioterapi yang unggul di bidang Fisioterapi Neuromuscular tingkat Nasional berdasarkan Nilai-Nilai Islam pada Tahun 2025”

MISI :

  1.  Menyelenggarakan pembinaan keimanan dan ketaqwaan berdasarkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan
  2.  Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran berdasarkan standar keilmuan fisioterapi nasional dan        internasional terkini yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islami dengan keunggulan fisioterapi neuromuscular
  3.  Meningkatkan dan mengembangkan penelitian dalam bidang kesehatan terutama dalam bidang fisioterapi neuromuscular serta menggunakan hasil penelitian dalam pembelajaran di Program studi Sarjana Fisioterapi 
  4.  Meningkatkan dan mengembangkan pengabdian masyarakat dalam bidang kesehatan terutama dalam bidang fisioterapi neuromuscular berdasarkan hasil penelitian, perkembangan IPTEK dan kearifan local.


TUJUAN :

  1.  Menghasilkan sarjana fisioterapi yang memiliki nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan
    Indikator :
    a. Terwujudnya kurikulum pendidikan Sarjana Fisioterapi yang terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Islam dan           Kemuhammadiyahan
    b. Terselenggaranya proses kegiatan belajar di Program Studi Sarjana Fisioterapi yang bernuansa Islami               berbasis nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK)
    c. Meningkatnya nilai lulusan mahasiswa Program Studi Sarjana Fisioterapi dalam bidang mata kuliah Al               Islam dan Kemuhammadiyahan.
    d. Terselenggaranya kegiatan Dakwah amar ma’ruf nahi munkar di Program Studi Sarjana Fisioterapi
    e. Meningkatnya kerjasama dalam kegiatan pembinaan iman dan taqwa di Program Studi Sarjana                             Fisioterapi.
  2.  Menghasilkan Sarjana Fisioterapi yang profesional melalui proses pembelajaran yang berkualitas
    Indikator :
    a. Meningkatnya kualitas input mahasiswa dengan keketatan 1:2
    b. Terwujudnya rasio dosen mahasiswa 1:15
    c. Terwujudnya kurikulum Pendidikan Tinggi sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi terutama dalam              fisioterapi neuromuskular
    d. Terwujudnya proses pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi
    e. Memperoleh nilai akreditasi B di program studi sarjana fisioterapi.
    f. Terwujudnya tata kelola program studi sarjana fisioterapi yang lebih baik
    g. Meningkatnya suasana akademis yang baik pada Program Studi Sarjana Fisioterapi dalam mendukung             proses pembelajaran
    h. Meningkatnya kegiatan aktualisasi diri mahasiswa Program Studi Sarjana Fisioterapi dalam                                     mengembangkan soft skill dan kompetensi
    i. Meningkatnya kegiatan pembekalan dan peningkatan kualitas lulusan di Program Studi Sarjana                            Fisioterapi
    j. Meningkatnya kerjasama dalam kegiatan pendidikan dan pengajaran.
  3. Menghasilkan penelitian dalam bidang kesehatan terutama dalam bidang fisioterapi neuromuskular.
    Indikator :
    a. Dihasilkannya penelitian yang dapat dijadikan pedoman dalam kegiatan pembelajaran dan pengabdian           masyarakat terutama dalam bidang fisioterapi neuromuskular
    b. Dihasilkannya penelitian terutama dalam bidang fisioterapi neuromuskular yang berkualitas tinggi, yang       menjadi rujukan pada taraf nasional dan internasional
    c. Meningkatnya perolehan Hak Kekayaan Intelektual
    d. Terpublikasikannya hasil-hasil penelitian dalam berbagai media cetak dan Elektronik
    e. Meningkatnya kerjasama dalam kegiatan penelitian
  4. Meningkatnya pelaksanaan pengabdian masyarakat berorientasi dalam bidang fisioterapi terutama dalam bidang fisioterapi neuromuskular berdasarkan hasil penelitian dan kearifan local.
    Indikator :
    a. Diterapkanya hasil penelitian dalam pengabdian masyarakat
    b. Terlaksananya pengabdian masyarakat terutama dalam bidang fisioterapi neuromuskular berdasarkan           hasil penelitian dalam bidang neuromuskular dan kearifan local
    c. Meningkatnya kerjasama dalam kegiatan pengabdian masyarakat

 

 

 

Kutipan Al-Quran :

"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman. (Q.S. Al-Imran: 139)"

ARSIP