Oleh: Humas Posted: 2018-03-21 19:37:00

Kerjasama dengan Aisyiyah, Prodi Kebidanan adakan Pemeriksaan IVA

Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin. IVA merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung (dengan mata telanjang) leher rahim setelahleher rahim dipoles dengan larutan Asam Asetat 3%-5%.  STIKES Muhammadiyah Pekajangan bersama dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pekalongan sebagai bagian dari masyarakat merasa perlu berkontribusi dalam upaya pencegahan kanker leher rahim. Sebagai bentuk wujud nyata kesertaannya maka Prodi DIII Kebidanan bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pekalongan, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, P3A dan PPKB melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA).

Kegiatan ini diselanggarakan pada tanggal 6 Maret 2018, di Laboaratorium STIKES Muhammadiyah Pekajangan . Antusiasme masyarakat sangat tinggi , hal ini terlihat dengan Jumlah Peserta 218 Peserta yang berasal dari beberapa daerah diantaranya Pekajangan, Wonokerto, Kedungwuni, Bojong, Wonoyoso, Doro, Wiardesa, Talun, Kajen, Lebak Barang, Pencongan, Karanganyar, Siwalan, Kesesi.

Provider berasal dari Puskesmas Tirto I, Kedungwuni I dan II, Doro I, Bojong I, dan Karang Dadap. Hasil pemeriksaan menujukkan dari 218 peserta terdapat 6 dengan hasil pemeriksaan IVA (+) Positif , 202 dengan hasil IVA (-) Negatif dan 10 Tidak dilakukan pemeriksaan.

Oleh: Risqi Posted: 2017-12-27 12:34:00

ANIMO PESERTA PPGDON TINGGI, PRODI DIII KEBIDANAN SELENGGARAKAN HINGGA 2 GELOMBANG

Keadaaan gawat darurat yang mengancam keselamatan jiwa ibu dan bayi baru lahir sering kali dihadapi oleh bidan saat memberikan pelayanan. Oleh karena itu penting sekali agar bidan mampu mengenali keadaan gawat darurat yang dihadapinya dan memberikan penanganan yang cepat dan tepat untuk menyelamatkan jiwa ibu dan bayinya. Berdasarkan latar belakang tersebut, Prodi D III Kebidanan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan bekerja sama dengan JMS 119 melakukan kegiatan pelatihan Penanggulangan Gawat Darurat Obstetri dan Neonatal (PPGDON) untuk kesekian kalinya.

 Tujuan pelatihan ini adalah Peserta mampu memahami prinsip-prinsip penanganan gawat darurat umum, kebidanan dan neonatus, memahami aspek etik dan legal dalam penanganan kegawatdaruratan, mampu mengenali dan melakukan penilaian kondisi kegawatdaruratan yang mengancam jiwa pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir, mampu memberikan pertolongan secara tepat dan cepat pada kasus kegawatdaruratan untuk penyelamatan jiwa ibu dan bayi baru lahir.

PPGDON kali ini dilaksanakan dalam 2 gelombang di Kampus I Stikes Muhammadiyah Pekajangan, Gelombang I dilaksanakan tanggal 6 – 10 Desember 2017 dengan jumlah peserta 40 peserta, Gelombang II dilaksanakan 20 – 24 Desember 2017 dengan jumlah peserta 52 peserta yang terdiri dari Bidan di RS, Puskesmas, RB, Institusi Pendidikan dan Alumni yang belum bekerja

  

 

Pelatihan ini dimulai dari sesi teori di ruang kelas, kemudian stasi skill yang terdiri dari stasi gawat darurat umum, dan gawat darurat obsetri neonatal dan di akhiri dengan simulasi gladi bencana.

“Pelatihan ini sangat banyak sekali manfaatnya, wawasan dan pengetahuan saya bertambah bagaimana menghadapi situasi gawat darurat kebidanan” ungkap salah satu peserta.

 

 

Oleh: Risqi Posted: 2017-08-07 10:02:00

MAHASISWA D3 KEBIDANAN, RAIH MEDALI PERAK DI POMPROV (Pekan Olah Raga Provinsi) JAWA TENGAH 2017

Nurul Hayah Ayuni, Mahasiswa semester IV DIII Kebidanan Stikes Muhammadiyah Pekajangan ini mendapatkan Medali Perak Cabang Olahraga Shorinji Kempo di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan di Universitas Diponegoro tanggal 5-6 Agustus 2017.

  

Pekan Olahraga Mahasiswa ini dikuti oleh 37 peserta dari 10 perguruan tinggi di Jawa Tengah  yang merupakan perwakilan rayon dan telah meraih juara 1 dan 2 di Pekan Olah Raga Mahasiswa di Tingkat Rayon. Seperti yang dilansir berita sebelumnya, Nurul Hayah Ayuni yang merupakan mahasiswa semester DIII Kebidanan ini  merupakan juara 2 POM tingkat rayon.

  

“Mendapat medali perak ini, adalah prestasi yang membanggakan untuk Stikes Muhammadiyah pada umumnya dan Prodi D3 Kebidanan pada khususnya” ujar Wakil Ketua III bagian Kemahasiswaan.

Oleh: Risqi Posted: 2017-05-08 13:16:00

MAHASISWA DIII KEBIDANAN, RAIH MEDALI PERAK DAN PERUNGGU DI POM RAYON III JAWA TENGAH

Pekan Olah Raga Mahasiswa (POM) Rayon III Jawa Tengah 2017 di laksanakan di Kota Magelang. Nurul Hayah Ayuni mahasiwa semester IV Prodi DIII Kebidanan ini meraih juara II dan mendapat medali perak di cabang olahraga Kempo Randori Putri Kelas 45 Kg. Perlombaan Kempo ini dilaksanakan di SMK N 1 Magelang pada tanggal 5-6 mei 2017 yang dikuti dari oleh UNSOED, UMP, IAIN Purwokerto, UM Magelang, Unikal dan Stikes Muhammadiyah Pekajangan.

 

Di Cabang Olahraga  Taekwondo Kyorugi under 49 Kg, mahasiswa Prodi III Kebidanan semester IV atas nama Peggy Wijayanti meraih gelar juara III dan mendaptkab medali perunggu. Pelombaan cabang ini di laksanakan di Kampus I Universitas Muhammadiyah Magelang tanggal 3 – 4 Mei 2017.
Para Pemenang lomba kejuaraan POM Rayon III Jawa tengah ini akan bertanding kembali di POM Provinsi. Wakil Ketua Stikes III yang sejak awal mendampingi mahasiswa di Magelang mengucapkan “Selamat buat Stikes Muhammadiyah Pekajangan dan Prodi DIII Kebidanan yang mendapatkan medali emas dan perunggu “
“Saya sangat senang dan bangga bisa mengharumkan nama Stikes Muhammadiyah Pekajangan” ungkap salah satu pemenang.(Risqi.doc)

Oleh: Risqi Posted: 2017-05-02 14:32:00

HIMPUNAN MAHASISWA DIII KEBIDANAN GELAR KARTINI DAY

“The Stylish With The Character and Culture” adalah tema yang di usung oleh Himpunan Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan dalam menyelenggarakan Kartini Day. Acara yang sudah terselenggara setiap tahun ini mengangkat tema yang berbeda di tahun ini. Kartini day digelar dengan berbagai kegiatan diantaranya Midwifery Social Care (Bakti Sosial), Putri Kartini, Ekspo Daerah, Peduli Kasih, Tari Tradisional, Cipta Baca Puisi.

Kegiatan yang diselenggarakan tanggal 29 April 2017 di Kampus I Stikes Muhammadiyah Pekajangan ini di buka oleh Aida Rusmariana, MAN selaku Wakil Ketua III Stikes Muhammadiyah Pekajangan bagian kemahadiswaan dalam pidatonya “Kartini day tahun ini, semoga bisa melestarikan budaya yang ada di Indonesia”.

Kartini day ini juga dimeriahkan dari himpunan mahasiswa prodi S1 Farmasi, S1 Fisioterapi, S1 Keperawatan, DIII Keperawatan dengan mengikuti perlombaan yang di selenggarakan dalam acara ini.


“Pada Jiwa Yang Sehat Akan Tersimpan Jiwa Yang Kuat”, demikianlah sepenggal kalimat yang menjadi inspirasi kami dalam mengusung kegiatan hari kartini kali ini, berawal dari  jiwa yang sehat inilah yang kelak akan melahirkan kreatifitas dan berbagai inovasi” Ungkap Ketua Panitia dari Himpunan Mahasiswa Kebidanan.

Oleh: Risqi Posted: 2017-04-28 13:02:00

RATUSAN AKSEPTOR KB, BANJIRI SAFARI KB

Pengabdian masyarakat SAFARI KB DALAM RANGKA BULAN BAKTI KB KERJASAMA PRODI DIII KEBIDANAN STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN DENGAN DINAS PMD, P3A DAN PPKB SERTA PIMPINAN DAERAH AISYIYAH KABUPATEN PEKALONGAN di banjiri akseptor KB.

 

Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 26 April 2017 di Kampus I Stikes Muhammadiyah Pekajangan ini di ikuti 172 wanita usia subur dari berbagai wilayah di Kabupaten Pekalongan. Diantaranya Talun, Karanganyar, Kedungwuni, Buaran, Wonopringgo, Kajen, Doro yang terdiri dari 25 Akseptor IUD dan 147 Akseptor KB implant.

Safari KB ini di hadiri oleh Drs. Yoyon Ustar Hidayat, MSi selaku Kepala Dinas PMD, P3A dan PPKB Kebupaten Pekalongan, Rumainur, S.Pd,I selaku Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pekalongan dan M. Arifin SKp. MKep selaku Ketua Stikes Muhammadiyah Pekajangan. Kegiatan diawali dengan pendaftaran, anamnesa, pemeriksaan awal, konseling pra pemasangan, pelayanan, konseling pasca pelayanan.

 Pelaksana Pelayanan dalam Kegiatan ini yaitu Bidan dari Puskesmas Kedungwuni I, Kedungwuni II, RB Aisyiyah Wiradesa, Tim Aisyiyah, Tim Dinas PMD, P3A dan PPKB Kebupaten Pekalongan dan Tim Prodi DIII Kebidanan Stikes Muhammadiyah Pekajangan.

“Mengikuti kegiatan SAFARI KB ini sangat menyenangkan, sebelum dan sesudah pelayanan kami mendapakan informasi yang jelas mengenai alat kontrasepsi yang kami pakai”, Ungkap salah satu peserta. 

Peringati Hari Kartini, Prodi Kebidanan Adakan Senam dan Minum Tablet Tambah Darah Massal

 

Senam Kesehatan dalam Rangka Hari Kartini
(Mahasiswa DIII Kebidanan senam kesehatan dalam rangka hari kartini/doc.stikes)
 
Dalam rangka memperingati “Kartini’s Day”, prodi DIII Kebidanan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan mengadakan minum tablet tambah darah secara massal. Kegiatan yang dilaksanakan bersama dengan himpunan mahasiswa kebidanan STIKES Muahmmadiyah Pekajangan (HISDAN) ini, diikuti oleh seluruh civitas akademika prodi DIII Kebidanan STIKES Muhammadiyah Pekajangan meliputi mahasiswa, dosen dan karyawan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 21 April 2014 diawali dengan senam kesehatan, minum susu kedelai bersama dan pada puncak acara dilakukan minum tablet darah bersama-sama. Berdasarkan keterangan panitia, kegiatan minum tablet tambah darah ini dilakukan

“Harapannya semua mahasiswa kebidanan sehat dan terhindar dari resiko perdarahan, serta dapat meningkatkan daya tahan tubuh mereka,” ungkap Nina Zuhana, SST, M.Kes selaku Sie. Kemahasiswaan prodi DIII Kebidanan STIKES Muhammadiyah Pekajangan. Seperti yang sudah diketahui, bahwa susu kedelai mengandung nilai gizi yang tinggi meliputi protein serta 9 asam amino yang penting bagi tubuh. Protein dalam susu kedelai sangat baik untuk proses pertumbuhan remaja perempuan, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

 

Mahasiswa Kebidanan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Minum tablet Tambah Darah dan Susu Kedelai

(Mahasiswa DIII Kebidanan minum tablet tambah darah dan susu kedelai dalam rangka hari kartini/doc.stikes)

 “Wanita dan remaja putri berisiko mengalami anemia, karena wanita lebih jarang makan makanan hewani dan sering mengurangi makan karena ingin tubuhnya langsing. Selain itu wanita juga mengalami haid setiap bulan sehingga membutuhkan tablet zat besi lebih banyak lagi,” lanjutnya.

(Nina Zuhana & Khuzaiyah) 

Oleh: Risqi Posted: 2017-03-15 14:55:00

Prodi Kebidanan Gandeng CI Ikuti Pelatihan Preseptor Mentor

Prodi DIII Kebidanan Stikes Muhammadiyah Pekajangan perlu melakukan berbagai upaya pengembangan dan pembenahan yang berkaitan dengan kurikulum, sarana prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka peningkatan mutu penyelenggraan pendidikan. hal ini juga dilakukan untuk menghadapi adanya peningkatan tuntutan masyarakat akan pelayanan kebidanan. Clinikcal Instruktur (CI) merupakan salah satu  SDM yang penting dalam proses pembelajaran praktik pelayanan kebidanan. CI merupakan SDM yang melaksanakan bimbingan klinik di lahan praktik dalam rangka pencapaian kompetensi yang ditetapkan dengan memberikan pengalaman nyata dan bimbingan klinik. Diharapkan dengan pembimbingan klinik oleh CI yang telah mengikuti pelatihan, maka proses bimbingan mahasiswa di lahan praktik sesuai dengan tujuan pembelajaran klinik.
 
Tujuan dari Pelatihan Preseptor Mentor Bagi  Clinical Instructure ini antara lain: Memahami konsep dasar peran CI di tatanan klinik, Memahami peran dalam setiap tahapan proses pembelajaran klinik, Memahami peran, fungsi dan tugas-tugas sebagai pembimbing praktek klinik kebidanan, Mampu melaksanakan bimbingan klinik kebidanan pada mahasiswa kebidanan, Mampu melaksanakan evaluasi terhadap peserta didik baik mahasiswa yang mencakup pengetahuan, sikap serta keterampilan sesuai dengan pedoman/instrumen evaluasi, Menjadi contoh (role model) bagi mahasiswa sebagai bidan professional di lingkungan kerjanya. 
 
Pelatihan Preseptor Mentor Bagi Clinical Instructure ini dilaksanakan dalam tiga hari (8-10 Maret 2017) di Kampus I Stikes Muhammadiyah Pekajangan dengan pemaparan materi dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab serta praktek phantom (skill lab). Matereri pelatihan disampaikan oleh pemateri yang berkompeten dibidangnya yaitu: Dr. dr Wiwik , MKes, Dr. Mufdilah, SPd SSiT M. Sc (Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Asiyiyah Muhammadiyah), Bidan Nuning Arsiyaningsih, SST MKes (Ketua IBI Cabang Kab. Pekalongan) dan Tim STIKES Muhammadiyah Pekajangan.
Jumlah Peserta dalam pelatihan ini adalah 42 orang yang berasal dari Puskesmas dan Rumah Sakit.
"Pelatihan ini sangat berkesan, banyak sekali manfaat yang di terima, saya menjadi paham bagaimana cara dalam memmbimbing mahasiswa yang baik" ungkap salah satu peserta pelatihan.(Doc. Risqi)

Oleh: Risqi Posted: 2017-02-15 15:04:00

PRODI KEBIDANAN GELAR PELATIHAN GAWAT DARURAT

Keadaaan gawat darurat yang mengancam keselamatan jiwa ibu dan bayi baru lahir sering kali dihadapi oleh bidan saat memberikan pelayanan. Oleh karena itu penting sekali agar bidan mampu mengenali keadaan gawat darurat yang dihadapinya dan memberikan penanganan yang cepat dan tepat untuk menyelamatkan jiwa ibu dan bayinya. Berdasarkan latar belakang tersebut, Prodi D III Kebidanan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan bekerja sama dengan JMS 119 melakukan kegiatan pelatihan Penanggulangan Gawat Darurat Obstetri dan Neonatal (PPGDON).

 Tujuan pelatihan ini adalah Peserta mampu memahami prinsip-prinsip penanganan gawat darurat umum, kebidanan dan neonatus, memahami aspek etik dan legal dalam penanganan kegawatdaruratan, mampu mengenali dan melakukan penilaian kondisi kegawatdaruratan yang mengancam jiwa pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir, mampu memberikan pertolongan secara tepat dan cepat pada kasus kegawatdaruratan untuk penyelamatan jiwa ibu dan bayi baru lahir.

PPGDON dilaksanakan pada 7 – 12 Februari 2017 di Kampus I Stikes Muhammadiyah Pekajangan dengan jumlah peserta 72 orang yang terdiri dari Bidan di RS, Puskesmas, RB Institusi Pendidikan dan Alumni yang belum bekerja.

 Doc. Stikes

Doc. Stikes

Pelatihan ini dimulai dari sesi teori di ruang kelas, kemudian stasi skill yang terdiri dari stasi gawat darurat umum, dan gawat darurat obsetri neonatal dan di akhiri dengan simulasi.
“Pelatihan ini sangat banyak sekali manfaatnya, wawasan dan pengetahuan saya bertambah bagaimana menghadapi situasi gawat darurat kebidanan” ungkap salah satu peserta.(Doc. Risqi)

160 AKSEPTOR RAMAIKAN SAFARI KB AISYIYAH

Kajen (14/4) Sebanyak 160 akseptor memadati Kampus 1 STIKES Muhammaiyah Pekajangan Pekalongan dalam rangka Safari KB yang dimotori oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan BPNPKB Kab Pekalongan dan Program Studi  D III Kebidanan STIKES Muhammadiyah Pekajangan.

Dari 16o peserta 143 diantaranya adalah akseptor Implant sedang 17 sisanya adalah IUD, Peserta berasal dari Cacang-cabang Aiyiyah se Kabupaten Pekalongan yang telah melakukan promosi sebelumnya. Peserta juga diantarjemput dengan mobil khusus dari BPNPKB, antusiasme akasepter sangat terlihat, terbukti dengan kesabaran menunggu giliran pada acara yang digelar sejak pikul 8 sampai pukul 12 siang hari Kamis lalu. Tidak hanya mendapat jatah periksa, semua akseptor dalam acara terbut juga diberikan penyuluhan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara.

Kegiatan mendapat apresiasi yang sangat tinghi dan   sempat ditinjau langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan,  Kepala  BPNPKB Kab Pekalongan dan STIKES Muhammadiyah Pekajangan. Bahkan akseptor kegiatan yang berasal dari daearah yang cukup jauh seperti Talun, Doro dan Wiradesa mau  menyepatkan untuk  datang mengikuti Safari KB ini.
 

Foto : Kepala Dinas Kesehatan  dan Tim dari BPNPKB Kab Pekalongan ketika menjau kegitan Safari KB di Kampus 1 STIKES Muhammadiyah Pekajangan.

Kuliah Umum Deteksi Dini Autime

Autisme dapat terjadi pada seluruh anak dari berbagai tingkat sosial dan kultur. Hasil survei yang dimbil dari beberapa negara menunjukkan bahwa 2-4 anak per 10.000 anak berpeluang menyandang autime dengan rasio 3 : 1 untuk anak laki-laki dan perempuan. Dengan arti kata anak laki-laki lebih rentan menyandang autisme dibandingkan anak perempuan,namun anak perempuan yang kena akan menunjukkan gejala yang lebih berat. Para ahli memprediksi bahwa kuantitas anak autisme pada tahun 2010 akan mencapai 60 % dari keseluruhan popoulasi anak diseluruh Dunia (Hembing,2004)

Prevalensi anak autisme semakin bertambah. Pada awal tahun 2002 di Inggris dilaporkan angka kejadian autisme sangat pesat, diperkirakan 1 diantara 10 anak menderita autisme. Kepustakaan lain menyebutkan 1-20 kasus dalam 10.000 orang, bahkan ada yang mengatakan 1 diantara 1000 anak. Pada tahu 2003 di Indonesia angka kejadian autisme mencapai 0,15-0,2 %,angka ini meningkat tajam dibanding tahun yang lalu. (Hadiyanto,2003). Berdasarkan survei tentang penderita autisme di Sumatera Barat,khususnya kota Padang pada tahun 2006 terdapat 8 yayasan yang menangani anak autisme,yaitu: Yayasan Pengembangan Potensi Anak (YPPA), Yayasan Bina Mandiri Anak (Yayasan BIMA) , Solusi terapi autisme, Harapan Bunda, Kasih Umi, Mitra Ananda, Yayasan Mitra Keluarga Lancar dan Sayang Ibu.

Terkait dengan hal tersebut Prodi D III Kebidanan menyelenggarakan Kuliah Umum Deteksi Dini Anak Autime dengan mengahdirkan Ibu Andriana S. Ginajar yang merupakan salah satu pakar dibidang penangan kasus Autime.

 

 

Oleh: Ar Posted: 2010-02-17 02:05:00

KETIKA “IBU-IBU” IKUT UJIAN OSCA

Boleh jadi minggu ini adalah saat paling menegangkan bagi mahasiswa program khusus D III Kebidanan Stikes M suhammadiyah Pekajangan karena pada tanggal 16-17 Februari ini harus mengikuti Ujian Akhir Program dalam bentuk OSCA 20 stase.

Raut ketegangan mulai terlihat saat sebelum undian stase, karena memang sudah sekian hari mereka ”nahani” untuk menghadapi ujian  ini setelah  kuliah 5 semester. Menurut  informasi yang diterima redaksi, ada beberapa mahasiswa yang sempat mengalami gejala psikosomatis dari  diare, hipertensi, hiperglikemi, hiperkolesterolemia, gejala sulit tidur bahkan ada yang fraktur sehingga harus dipapah ketika berjalan. Sebuah kondisi yang wajar karena adanya stress menjelang ujian sekaligus dramatis.

Namun yang sangat ”mengharukaan” adalah semangat mereka untuk belajar, walaupun beberapa ibu sudah bisa katakan manula. Komitmen mereka juga terlihat ketika harus mengggunakan seragam putih bergaris biru, bersaing dengan beberapa mahasiswa reguler yang masih pantas sebagai ”anaknya”. Semoga sukses

Oleh: Ar Posted: 2010-02-05 02:05:00

PKL Prodi D III Kebidanan

 

aa

Sebagai wujud Tridarma perguruan tinggi yang ketiga yaitu pengabdian masyarakat, Prodi D III Kebidanan Stikes Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan mengadakan PKL PKMD yang dilaksanakan di tiga desa : Sidomulyo, Kesesi dan Pantirejo dari tanggal 25 Januari sd 13 Februari 2010. PKL ini di fokuskan pada penerapan asuhan kebidanan di tataran komunitas terutama upaya prefentif dan promotif. Pembukaan dihadiri langsung oleh Camat kesesi yang selalu humoris dalam pembawaanya.

 

Oleh: Ar Posted: 2011-05-27 01:05:00

Pelatihan APN Alumni D III Kebidanan

Menurut data WHO, sebanyak 99 persen kematian ibu akibat masalah persalinan apn atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Rasio kematian ibu di negara-negara berkembang merupakan yang tertinggi dengan 450 kematian ibu per 100 ribu kelahiran bayi hidup jika dibandingkan dengan rasio kematian ibu di sembilan negara maju dan 51 negara persemakmuran

Tingginya kasus kesakitan dan kematian ibu di banyak negara berkembang, terutama disebabkan oleh perdarahan pascapersalinan, eklampsia, sepsis dan komplikasi keguguran. Sebagian besar penyebab utama kesakitan dan kematian ibu tersebut sebenarnya dapat dicegah. Melalui upaya pencegahan yang efektif, beberapa negara berkembang dan hampir semua negara maju, berhasil menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu ke tingkat yang sangat rendah.

Kajian dan bukti ilmiah menunjukkan bahwa asuhan persalinan bersih, aman dan tepat waktu merupakan salah satu upaya efektif untuk mencegah terjadinya kesakitan dan kematian apn

Terkiat dengan hal tersebut Prodi D III Kebidanan bekerja sama dengan P2KP Dinas Kesehatan Kab Pekalongan menyelenggarakan pelatihan Asuhan Persalinan Normal bagi alumni yang berlangsung secara bertahan dari Desember 2009  s.d Januari 2010. 

" Dengan pengisian patograf, Bidan diharapkan sudah dapat mendeteksi adanya kelainan sejak dini, juga harus tahu kapan harus merujuk" demikian ungkap dr.H. Ahmad Dahlan SpOG dalam kesempatan pembukaanpelatihan tersebut.

Kutipan Al-Quran :

"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya bershaf-shaf (bersusun, berbaris-baris) seolah mereka adalah bangunan yang tersusun kokoh." (As-Shaff : 4)

ARSIP